Selamat hari Senin..!! Damai itu penting. Damai dihati, damai di keluarga, damai dinegeri damai setiap hari. *Damai itu adalah fondasi hidup, damai sejati damai yang dari Kristus*. Sebab itu mekarkan terus damai itu. Biarkan rumahmu penuh damai sehingga bagai pohon berdaun lebat tempat bernaung yang adem. Waspada dengan merasa diri paling penting, itu merampas damai. Ibu2 jika mau ngomong langsung ke masalah inti, jangan merepet bagai ember bocor ciprat sana ciprat sini. Bapak bapak sebagai kepala keluarga bicara segera tidak pendam dihati seakan penuh toleransi, takut ngegasss lepas kendali. Bahaya, bisa kacau balau nanti. Tuhan Yesus Kristus menebus kita sampai mati di salib supaya manusia berdamai, damai di bumi. Setan lembur dari pagi sampai pagi lagi supaya manusia tempur sampai mati. Ditumbuhkanya iri hati, dimekarkannya anti pati dibuahinya benci sampai saling menyakiti. Manusia yang tergoda menangis sesali diri, sementara Setan nya pergi cari mangsa lagi. Kita sendiri yang rugi😠Setiap orang wajib jaga hati dan wajib pikiran di isi dengan Sabda Ilahi. Hari hari ini setiap berita perlu dicermati dan diteliti. Setiap narasi perlu diliterasi berkali kali agar terhindar dari berbagai bentuk provokasi. Sebab itu setiap pagi betapa penting menaikkan sembah dan puji bagi DIA Yang Maha Tinggi sambil memperkatakan Euangelion Sorgawi. Kalau waktumu bertelut tak sempat lagi, tak masalah engkau menyanyi sambil mandi atau bersenandung sambil mengemudi. Bukankah melakukan yang seperti itu mudah sekali? Bukankah hal itu membuat semangatmu kembali berapi api? Yes yes yess, betull sekali!! Mari bersama simak firman Tuhan ini:
"Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin". 1Petrus 5:14b. Saat saya dan saudara sepakat dengan Tuhan, maka hidup kita penuh Damai.
Jika hidup saudara sudah penuh damai sejati apalagi yang ditakutkan dalam hidup ini? Masalah tetap ada namun kuasa damai lebih tinggi. Bercita-cita besar itu bagus sekali, tetapi terlalu tinggi ambisi bisa menghidrasi motiv murni, menyemai kepentingan diri dan menolak sinergi. Akibatnya damai itu bisa hilang lagi atau minimal terdekadensi. Hati hati. Tuhan Yesus Kristus memberkatimu setiap hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar