Shalom, selamat pagi!! Firman Tuhan:
"Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik". (Amsal 24:3-4.)
Ada empat berkat chusus diberikan kepada setiap pribadi yang melekat kepada Tuhan Yang Maha Tinggi, yaitu Hikmat, kepandaian, pengertian dan passion atau semangat untuk mencari nafkah. Ke empat berkat chusus tersebut berguna untuk mendirikan rumah, untuk menegagkan rumah serta untuk mencari barang berharga sebaga isi kamar rumah. Mengapa harus rumah? Apa kaitannya dengan hikmat? Saudara, rumah bukan sekedar tempat berteduh atau sekedar tempat tinggal. Tetapi lebih dari pada itu. Rumah adalah tempat berkumpul, tempat berinteraksi, dan tempat membangun hubungan hubungan. Rumah adalah tempat pertama dimana orang belajar memberi atau menerima. Rumah adalah tempat pemenuhan kebutuhan fisiologis, psikologis dan ekonomis. Rumah adalah tempat orang pertama kali merasakan dicintai dan mencintai. Merasakan memiliki dan dimiliki. Merasakan kesadaran punya hak dan kesadaran akan kewajiban. Peran rumah untuk perkembangan kepribadian orang sangat menentukan. Itulah alasan mengapa Tuhan yang harus jadi Arsitek Utama membangun rumah. Untuk apa rumah dibangun, dari mana uang membangun, siapa yang akan tinggal dirumah dan apa yang dilakukan didalamnya, semuanya harus sesuai firman Tuhan. Kemudian kamar bukan hanya sekedar tempat untuk tidur atau sebuah tempat relaksasi, tetapi juga sebagai ruang meditasi pribadi sekaligus sebagai tempat evaluasi aksi disepanjang hari yang dilalui. Di kamar dengan refleksi diri yang santai setiap pribadi merancang strategi mewujudkan nilai nilai kristiani sebagai fundasi interaksi sekaligus membingkai aksi dan strategi mencapai mimpi. Semuanya itu di kaji kembali dikamar yang damai. Sari hasil kaji jadi cahaya yang meneduhkan hati, mengukir damai penghantar lelap dalam buai indahnya mimpi sampai terjaga kembali di pagi segar tersapa mentari pagi. Canang suci dengan senandung puji mereproduksi energi untuk menjadi saksi yang berkilau dalam aktivitas disepanjang hari.
Saudara, betapa dahsyat dampak hikmat dari Tuhan. Sungguh beruntung saya dan saudara menjadi seorang pribadi yang selalu melekat dengan Tuhan dan yang selalu mendukung gereja-Nya. Maju terus jadi orang yang baik hati, Haleluya, Gbu selalu. Shalom