Rabu, 08 Juli 2026

"BAYARLAH NAZARMU !!"

Kisah Rasul 5:1-11
".mengapa hatimu dikuasai iblis, sehingga engkau mendustai Roh kudus? Mengapa engkau merencanakan perbuatan jahat itu didalam hatimu? engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah", (ayat 3-4)
Nazar bukan sembarang janji. Nazar adalah janji suci. Sebab nazar diucapkan dalam iman dengan kerinduan memuliakan Tuhan. Saat orang bernazar, orang tersebut mengakui bahwa Allah itu Maha Tinggi sumber insfirasi dan sumber segala rezeki. Dibalik nazar ada doa, ada penyerahan, ada kerendahan hati serta keputusan kudus. Itulah sebabnya setiap nazar harus dipenuhi atau ditunaikan atau harus dibayar. Nazar harus ditepati karena yang bernazar mengucap janji dengan sadar tanpa tekanan. 
Nazar harus ditepati karena diucapkan dihadapan Tuhan dalam ibadah  sambil berdoa. 
Nazar harus ditepati karena diucapkan dihadapan Jemaat atau dihadapan Hamba Tuhan.
Apakah dampak nazar yang tidak ditepati?
Saat Absalom membuat nazar untuk mengelabui Daud ayahnya, Absalom mati dengan terhina (2 Samuel 15:7) Dia mati karena perbuatan suci dipakai jadi alat kejahatan. Absalom adalah pendusta besar. Orang yang tidak menunaikan nazar adalah mendustai Rohkudus!! Saat Ananias dan Safira isterinya bernazar, mereka melakukannya dalam iman yang menyala luar biasa. Mereka sedang merasakan keheranan kuasa dan keajaiban Tuhan. Dan dalam keadaan sukacita oleh Rohkudus seperti itu mereka bernazar didepan jemaat dan didepan Petrus Hamba Tuhan itu. Tetapi saat mereka melihat uang hasil penjualan tanahnya, mereka ditawan setan. Cinta kepada Tuhan berubah cinta kepada uang. Iman tergadai oleh mamon. Nilai uang yang besar membuat mereka main-main dengan nazar mereka. Suami isteri Ananias dan Safira sepakat mendustai Tuhan, karena melihat uang yang harus mereka persembahakan itu sangat besar. Mereka sayang dengan uang yang besar dan melupakan Tuhan Yang Mahabesar. Mereka lupa kebesaran kuasa dari Allah yang mahabesar tidak ada bandingnya dengan uang yang bagaimanapun besarnya. Allah itu Maha besar, Dialah juga sumber berkat besar.
Suami isteri itu mati seketika. Dapat dibayangkan pilunya nasib anak-anak mereka apalagi jika anak anaknya itu masih kecil. Anak-anak tersebut menderita karena ulah bapak dan ibunya yang jahat dan memalukan.
Apakah yang harus dilakukan orang yang bernazar..?
Satu-satunya yang harus dilakukan ialah, menepati nazar tersebut. 
Ulangan 23:23: Apa yang keluar dari bibirmu haruslah kaulakukan dengan setia, sebab dengan sukarela kaunazarkan kepada TUHAN, Allahmu, sesuatu yang kaukatakan dengan mulutmu sendiri." 
Jika engkau bernazar menolong orang dan kamu mampu melakukannya, tolonglah dengan segera. 
Jika engkau berucap janji mempersembahkan hidup kepada Tuhan, jangan tunda-tunda. 
Jika engkau bernazar mempersembahan harta kegereja, tunaikanlah segera. Bayarlah nazarmu di gereja tempat engkau bernazar.  Bahkan sekalipun engkau sudah pindah domisili, engkau harus menghantar nazarmu. Jika engkau bernazar untuk memberi persembahan kepada gembalamu saat engkau mengundang Hamba Tuhan tersebut mendoakan usaha atau bisnismu dan engkau berhasil, segeralah engkau memberikan yang sudah engkau janjikan. Jangan kurangi sedikitpun. Jangan pura pura pindah gereja, Tuhan tidak buta!! Di dalam kitab Hakim 11: 30-37 
Putri Yefta mengerti tentang hal itu.  Sehingga mengingatkan ayahnya supaya segera melaksanakan nazar yang diucapkan ayahnya yang ingin mempersembahkan dirinya kepada Tuhan. 
Apakah dampak menepati Nazar?
Saat Yakub bernazar dan melakukannya, Yakub diberkati ( 28:20, 31:13) Tuhan, yang Yakub sembah adalah juga Tuhan  yang sama kita sembah. Dia adalah Tuhan yang Maha setia. Sekali Dia berjanji pasti Dia genapi. Maka setiap umat yang menepati janjinya akan Tuhan buat masyhur. Yang dipersembahkan ke gereja akan dikembalikan berlipat ganda. 
Setiap orang yang menggenapi nazarnya akan diurapi dahsyat luar biasa. Anak-anaknya perkasa dibumi. Orang yang menggenapi nazar nya akan dibuatnya berkelimpahan. Haleluyah.
Saat Hana bernazar dan menyerahkan Samuel kepada Tuhan, Hana diberkati dengan kebahagiaan dan Samuel anaknya sukses dan masyahur, dan Hana menerima berkat besar dengan melahirkan anak-anak lain ( 1 Sam 1:11 ). Yang awalnya mandul jadi ber anak pinak. Dahsyattt!
Tunaikan nazarmu saat ini juga. Jika engkau seorang suami tunjukkan wibawamu dengan menggerakkan isterimu membayar nazarmu. Jika engkau seorang isteri nyatakan kebenaran firman supaya suamimu sadar dan taat bayar nazar. Bahkan, sekalipun kamu harus ribut dengan pasanganmu dan seisi rumah tanggamu, engkau harus mengutamakan membayar nazarmu. Konflik karena kebenaran akan bermuara bahagia. Sebaliknya berdiam dalam kejahatan akan bermuara malapetaka. 
Cinta kepada Tuhan akan menumbuhkan cinta kepada pasangan. Tetapi cinta pasangan belum tentu cinta Tuhan. Jika engkau membayar nazarmu itu demi kebahagiaanmu dan demi kebahagiaan keluargamu. Sebaliknya jika engkau melupakan nazarmu, engkau telah menjerumuskan dirimu dan menjerumuskan seisi rumah tanggamu. Engkau akan dikejar nazarmu. Berbagai masalah seperti sakit yang parah, bisnis hancur, penipu dan garong akan mengejarmu sampai engkau merana, sengsara dan melarat!!
Camkanlah dan ketahuilah, membayar nazar adalah membuka pintu berkat besar. Amin

"BAYARLAH NAZARMU !!"

Kisah Rasul 5:1-11 ".mengapa hatimu dikuasai iblis, sehingga engkau mendustai Roh kudus? Mengapa engkau merencanakan perbuatan jaha...