Firman Tuhan: Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."
Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. Lukas 13:10-13.
Ibu ini rajin ibadah, tetapi tubuhnya sakit. Mengapa ibu itu sakit? Karena dirasuk roh, dicengkeram setan. Si ibu rajin ibadah tetapi tetap dirasuk roh. Dia ingin lepas bebas dari ikatan roh tetapi tidak bisa. Mengapa orang yang rajin ibadah masih terikat dan tidak bisa lepas sendiri? Orang yang sedang terikat membutuhkan orang lain supaya lepas. Secara teologis semua manusia terikat dosa, dosa turunan. Secara moral banyak orang mungkin terikat dosa, terikat kutuk turunan akibat kejahatan nenek moyang, atau terikat akibat penyembahan berhala atau dikutuk sumpah serapah orang lain. Semua itu perlu diputuskan oleh orang lain. Siapa yang punya Otoritas untuk melepaskan itu? Yang punya urapan atau otoritas itu adalah pak gembala. *Semua orang, secara pribadi atau keluarga, harus datang kepada gembala jemaat* Minta percakapan utk pelepasan. Jangan takut, jangan malu. Setiap gembala punya kode etik pelayanan: wajib jaga rahasia. Ketika saudara dihadapan gembala mengakui semua dos yang engkau bisa ingat, kemudian didoakan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, ditumpang tangan, maka engkau seketika bebas sebebas-bebasnya. Dampak bebas itu sangat nyata: Plong, lega, hatimu damai berbahagia. Yang pria semakin tampan walau berjerawat, tampil menawan disegala keadaan. Yang wanita wajah cerah berkilau, mata berbinar tanda hati bergemar dan mulut penuh pujian sebagai tanda telah terpulih. Cantik walau tanpa make-up. Ayooo, siapa yang mau doa pelepasan? segera!! Gbu selalu. Shaloom

