*Matius 4:19* Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
Shalom...!! Melaui nats ini saya menemukan Tiga panggilan kepada setiap orang yang rindu jadi murid Kristus dan menikmati berkat-Nya.
Ketaatan pada ketiga panggilan tersebut akan diikituti infartasi kuasa dan mujizat. Apakah ketiga panggilan yang dimaksud tersebut? Panggilan tersebut adalah:
✅Panggilan Pertama, panggilan pertobatan, (Mari). Setiap orang yang ikut Tuhan dan ingin jadi pelayan Tuhan tanpa terkecuali -yg sudah Kristen atau yg belum kristen- wajib bertobat. Terutama yang sudah seorang pelayan gereja. Tobat artinya akui dosa dan tinggalkan, maka semua clear. Firman Tuhan betkata: "jika kita mengaku dosa kita, maka IA setia dan adil sehingga IA mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.1Yoh 1:9. Bertobat itu sangat penting dan menentukan.
Setelah bertobat lanjut ketahapan berikutnya.
✅Panggilan Kedua, Panggilan bersekutu (Ikutlah Aku). Orang yang sudah berobat harus bertumbuh. Supaya bertumbuh harus bersekutu, intim dengan Tuhan. Saat teduh, ikut pemuridan, ikut doa bersama. Taat firman, aktif ibadah. Melihat, kemudian terlibat atau turun tangan. Ringan tangan mendukung kegiatan gereja. Hormat pimpinan taat aturan, Tuhan dipuji ditinggikan. Nyanyian "Haleluya" terus dikumandangkan.
✅Panggilan ketiga, Panggilan Melayani (Penjala manusia) Semua orang Kristen dipanggil jadi penjala manusia, jadi saksi. Jadi anggota jemaat yang Aktif bukan yang fasif. Dengan apa kita menjala? Melalui teladan disegala tempat. Di bisnis jadi teladan. Di kantor jadi teladan. Ethos kerja jadi teladan. Bertetangga jadi teladan. Yang suka ngerumpi omongin tetangga ditinggalkan saja. Di gereja jadi teladan. Sifat yang suka omongin gembala atau ngomongin pengerja tinggalkan saja. Jika boleh, sifat seperti itu dibuang kelaut supaya nggak balik lagi🙂. Bukankah kamu selalu didoakan oleh gembalamu? Bukankah kamu selalu diberkati? Kok kamu masih ngomongin yang jeleknya? Itu namanya Terlaluuuu!!!. Ngomongin yang baiknya sajalah. Itu artinya jadi saksi Kristus, jadi penjala!! Air susu harus dibalas dengan air madu 😘 bukan dengan air tuba. Doa gembala itu, apalagi 'doa berkat' jauuuuuh melebihi air susu.
Sebaliknya ngomongin jelek pengerja dan gembala jauuuuh lebih pahit dari air tuba. Berubahlah!!
Saudara, saat saya dan saudara melayani maka berkat besar di pihak kita. Hak kita tersebut adalah: disertai kemana saja dan sampai akhir zaman. Matius 28:20. Selanjutnya, Kuasa Rohkudus berkarya melalui kita, Kisah 1:8. Kemudian kekuatan yang selalu baru dan luarbiasa menopang kita, haleluya. Filipi 4:13. Sungguh hebat rancangan Tuhan Yesus Kristus. Kita diberkati supaya jadi berkat. Bertobat, Bersekutu dan Melayani. Tiga serangkai utuh bagai rantai.
Untuk kita yang melayani, hati hati. Muliakan dan hormati selalu Altar Tuhan. Altar gereja adalah simbol Ruang Maha Kudus. Altar gereja bukan panggung duniawi, melainkan zona suci. Semakin banyak jadwal dirimu naik di altar suci, sikap hormat harus ditunjukkan, hidup harus semakin suci. Pengalaman menunjukkan semua yang karena sudah biasa dilakukan akan terasa jadi biasa biasa. Demikian juga di altar suci. Saat pertama dapat jadwal doanya bertalu talu. Bahkan disertai dengan puasa berhari hari. Tetapi setelah dapat jadwal rutin resfecknya hilang. Doa asal asalan, nihil persiapan, congkak mulai tersemai, kemudian jatuh kepelukan tante kucyfer🙂↕️
Hati hati!!! Semangat dan waspada!! Gbu selalu.
Boleh dishre kejemaat masing-masing😇😇
Tidak ada komentar:
Posting Komentar